Sebening Embun di Pagi Hari

Tetap Semangat, Tetap Istiqomah. Luruskan Niat, Sempurnakan Ikhtiar

Archive for July, 2008

Pesan di dalam diam

Posted by fiqy on July 27, 2008

Tahun 2002 yang lalu saya harus mondar-mandir ke SD Budi Mulia Bogor. Anak sulung kami yang bernama Dika, duduk di kelas 4 di SD itu. Waktu itu saya memang harus berurusan dengan wali kelas dan kepala sekolah. Pasalnya menurut observasi wali kelas dan kepala sekolah, Dika yang duduk di kelas unggulan, justru tercatat sebagai anak yang bermasalah.

Saat saya tanyakan apa masalah Dika, guru dan kepala sekolah justru menanyakan apa yang terjadi di rumah sehingga anak tersebut selalu murung dan menghabiskan sebagian besar waktu belajar di kelas hanya untuk melamun. Prestasinya kian lama kian merosot. Dengan lemah lembut saya tanyakan kepada Dika “Apa yang kamu inginkan ?” Dika hanya menggeleng.

Read the rest of this entry »

Posted in motivasi | Tagged: , , | Leave a Comment »

Keajaiban Dunia itu ternyata …

Posted by fiqy on July 27, 2008

Sekelompok pelajar kelas geografi belajar mengenai “Tujuh Keajaiban Dunia”. Pada akhir pelajaran, guru meminta pelajar tersebut untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan “Tujuh Keajaiban Dunia” saat ini. Para pelajar bergumam, tertawa, dan berpikir. Mereka membayangkan semua yang hebat, yang mencengangkan.

Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi:
1. Piramida Besar di Mesir
2. Taj Mahal
3. Grand Canyon
4. Panama Canal
5. Empire State Building
6. St. Peter’s Basilica
7. Tembok China
Read the rest of this entry »

Posted in motivasi | Tagged: , | 1 Comment »

Mengapa saya memilih islam

Posted by fiqy on July 27, 2008

Oleh: Husain Rofe (Reformer Inggris)

Aldakwah.org–Pada waktu orang bermaksud akan berpindah dari agamanya yang dianutnya karena pengaruh lingkungan kelahirannya, biasanya yang mendorongnya itu dasar-dasar emosional, filsafat atau kemasyarakatan. Bakat pembawaan saya sendiri telah menuntut suatu keimanan yang dapat memenuhi tuntutan filsafat dan sosial. Bagi saya hal itu hanya bisa dipenuhi dengan keputusan untuk menguji kebenaran semua agama penting di dunia melalui buku-bukunya, dakwahnya dan pengaruhnya.
Read the rest of this entry »

Posted in Islamic Center | Tagged: , , | Leave a Comment »

Rasanya baru kemarin

Posted by fiqy on July 24, 2008

Rasanya baru kemarin kita melantunkan do’a : “Allahumma bariklanaa fii rajab wa sya’ban, wa balighnaa ramadhaan….” “Yaa Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan sampaikanlah usia kami menjumpai Ramadhan…” ketika mentari bulan Rajab mulai terbit. Memohon keberkahan di bulan Rajab dan mohon dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang demikian mulia.

Read the rest of this entry »

Posted in Islamic Center | 1 Comment »

Kedewasaan made in India

Posted by fiqy on July 24, 2008

Usai sholat Dzuhur kami langsung menuju kediaman Bapak Konsul Jenderal RI, memenuhi undangan makan siang bersama, masih dalam suasana Lebaran. Tanpa diliputi rasa ‘sungkan’ ikut bersama saya dua orang rekan asal India, Mohammad Thufail dan Abdul Karim, yang sengaja saya ajak untuk mengenal sebagian rasa ‘Inilah Indonesia ku’! Bersalam-salaman, kemudian….makan! Itulah acara intinya.

Kebetulan di ruang makan hanya ada kami bertiga, karena yang lainnya sudah selesai makan dan berada di ruangan depan. Kami, cowok semua, memasuki ruangan, sementara di ruang sebelah, disaat saya menjelaskan sebagian bahan dasar makanan yang tersaji kepada dua orang ini, terdengar berulang kali “Ha…ha…..ha….hi..hiii…hiii.!”, suara ibu-ibu, mbak-mbak, tertawa. Entah apa obyek pembicaraannya. Saya sendiri, karena terbiasa, tidak ‘risih’ mendengarnya. Tetapi dua orang India yang bersama saya, ekspresinya lain. Mohammad Thufail sering memalingkan pandangannya ke saya bilamana ‘geeerrrrr….’ terdengar. Akupun tersenyum. Maklum!
Read the rest of this entry »

Posted in motivasi | Tagged: | Leave a Comment »

Firasat seorang mukmin

Posted by fiqy on July 21, 2008

Dahulu ada seorang Ahli Kitab yang menyamar sebagai seorang muslim dan berusaha mencari-cari kesalahan umat Islam. Berbagai majelis pengajian pun telah ia datangi. Di sana, ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang cukup pelik bahkan yang bersifat khilafiyah sehingga cukup menyulitkan bagi sang ustadz untuk menjawabnya. Beberapa kali, memang, ia telah berhasil “memojokkan” ulama-ulama dalam pertanyaannya. Diam-diam, sang Ahli Kitab pun merasa bangga, karena ternyata para ulama yang ia jumpai tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaannya di hadapan jamaahnya.

Pada suatu hari, ia menghadiri majelis seorang ulama yang saleh. Para jamaah pun juga terlihat banyak. Momen yang baik itu segera ia gunakan untuk ‘menjajaki’ kemampuan sang ulama dengan mengajukan pertanyaan: “Wahai Tuan Guru, apakah makna sabda Nabi Muhammad SAW, ‘Waspadalah terhadap firasat seorang Mukmin, karena sesungguhnya dia memandang dengan cahaya Allah.’ Saya sama sekali tidak mengetahui makna hadis Nabi tersebut, bahkan para ulama yang telah saya datangi pun demikian.”
Read the rest of this entry »

Posted in Islamic Center | Tagged: , | Leave a Comment »

Ulama pemersatu dan penyelamat

Posted by fiqy on July 21, 2008

Tentara musyrik Tartar baru menghancurkan Baghdad, ibu kota Daulah Abbasiyah. Mereka membantai ribuan jiwa, menodai kehormatan para Muslimah, serta membakar jutaan lembar buku-buku Islam dan sains. Selanjutnya, mereka mengincar negeri Islam lain semacam Syam (kini Suriah dan sekitarnya) dan Mesir.

Di tengah situasi genting, penguasa Syam dan Mesir bersiap damai. Sebelumnya, mereka berebut pengaruh dan nyaris berperang usai jatuhnya Baghdad sebagai pusat pemerintahan Islam. Maka, umara (para pejabat) dan ulama (para ahli agama) rapat menyiapkan pertahanan. Selain teknis militer, satu soal yang diributkan adalah pendanaan jihad karena kas negara nyaris ludes.
Read the rest of this entry »

Posted in Islamic Center | Leave a Comment »